Pemimpin itu Ber-follower Seperti Twitter

“Setiap orang dari kamu adalah pemimpin dan kamu bertanggung jawab terhadap kepemimpinan,” (HR At-Tirmizi, Abu Dawud, Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim). Sudah jelas dalam kutipan kalimat di atas menyebutkan bahwa setiap individu-individu itu adalah seorang pemimpin, lihat saja dan mari di tela”ah lebih mendalam tanpa melakukan uji ilmiah.

Sering kali kita tidak menyadari bahwa, hal-hal di sekitar kita yang harus menjadi pusat kajian, seorang kepala rumah tanga adalah pemimpin bagi keluarganya, seorang guru di kelas menjadi pemimpin bagi murid-murdinya di sekolah. Dan seorang ketua kelas menjadi seorang memimpin bagi teman-teman di kelasnya. Cuman dalam cakupan area dan kelompoknya kalau di identifikasi jelas berbeda.

Dalam perkembangan yang ada di masyarakat, ternyata masih banyak yang menggunakan sebuah slogan dan slogan ini umunya berlangsung di kalangan keluarga yang berada dalam garis ekonomi lemah,’’ Kamu ini anak dari orang miskin mana mungkin jadi Pemimpin,”.  Slogan,  hal semacam inilah yang mengkerdilkan perkembangan jiwa, otak, manusia.

Sehingga keterkungkungan menjadi sebuah tembok besar yang berpenghalang, dalam istilahnya bahasa orang motivator menyebutnya,’ Kotak Korek Api”. Dalam agama islam mengajarkan tidak ada orang kecil di dunia ini di mata Allah SWT. Semua sejarar, sama. Semua manusia adalah khafilah-Nya di muka bumi ini. Budaya-budaya hal semacam itu harus kita singkirkan, jangan sampai mengkotak, manjadi  tradisi, mendokrtin, sehingga mind-set tak ‘’out of the box’’.

Di negeri ini punya pemimpin yang layak kita tiru, ketika seorang pempin bercerita tentang  pengalaman, atau rekam jejaknya yang selalu menginspirasi, sering kali kita akan mengingatnya, dan itu sebenarnya adalah sebuah pengaruh, dari proses pengaruh itu tadi timbulah sebuah follower (pengikut). Follower dalam hal ini karena seorang pempin ketika melakukan sebuah “gerakan” selalalu berpedoman atas visioner dan mampu ngemong tanpa harus alergi pada demokrasi. Sehingga ia akan di cintai ole follower-nya.

Saya ambil contoh: Jokowi dodo wali kota solo, yang memang sudah jelas faktanya biliau masuk dalam kategori nominasi 25 Wali Kota Terbaik Dunia versi City Mayors Foundation.  Dan yang jelas pempin seperti inilah yang memiliki follower terbanyak di kalangan masyarakat, untuk di dunia maya, seperti jejaring social akun twitter-nya bisa di jadikan bukti lo, kalau followernya banyak ketimbang pempin yang lain. Hehhe….!!!

 

Penulis: Bloger boediinstitute dan citi zen journalist kompasiana Indonesia

Salam: ngetwit di-à  Boedi.S. Totoraharjo@boedinstitute  

Iklan

Ngecuprus?. Boleh. Untuk pempermudah kolom komentar, langsung aja klik logo akun media sosial di pojok kanan bawah, biar gue bisa ngelihat siapa aja yang nyimak notedcupu gue. Semuanya akan gue baca kok, terserah mau komen apa, gak tatakrama bakal gue hapus. Matur Nuhun.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s