Rute-Rute Move On Yang Harus Kamu Lalui

patah-hati

*Patah hati

Salah satu tugas terberat yang harus di lakukan setelah patah hati adalah move on. Kecepatan untuk move on setiap anak manusia pun berbeda-beda. Bagi seorang cowok yang kadar cintanya secetek lubang pemakaman Batu Menhir. Setelah putus cinta, dengan sangat gampang bisa jatuh cinta lagi ke cewek lain. Ada juga, untuk seorang cewek, move on adalah persoalan yang rumit. Butuh gulungan tisu segunung untuk bisa melupakan kesedihan setelah cinta yang gagal. Akan sangat berbeda cerita, bagi mereka yang memang benar-benar mengetahui apa makna cinta. Kehilangan adalah cara terbaik merayakan kepedihan, menyendiri adalah salah satu cara melampiaskan kesedihan. Setelah kamu menangis sampai tidak bisa mendengar suaramu sendiri, angkatlah dirimu kembali.

Pada pertengan bulan Februari 2015, sewaktu gue sibuk mengerjakan proyek buku #CKG, gue bertemu dengan salah satu karakter yang akan gue tulis di buku #CKG di sebuah kafe bergaya Amerika di Jalan Jendral Ahmad Yani, Surabaya. Malam itu, gue meminta izin kepadanya untuk menuliskan segala cerita kelam pengalaman cintanya, dengan memakai nama aslinya. Alex. Iya, memang dua bulan sebelumnya kami bertemu di tempat yang sama. Dengan topik yang sama: cinta yang gagal panen.

Malam itu, Alex datang memakai topi yang posisinya di balik. Bercelana jens ala anak hip-hop yang lupa memakai sabuk. Iya, agak mau melorot gitu celananya. Dengan corak kemeja putih dengan pergelangan kemejanya yang di gulung, Alex terlihat sangat perfeksionis untuk selera Budhe-Budhe yang doyan ‘melihara’ mas-mas berondong. Sambil berjalan cepat, Alex mendatangi meja gue dibawah tenda payung plastik warna merah. Lalu kami bersalaman dengan hangat, cipika-cipiki. Terus berpelukan. Enggk-enggak, iki najis banget.

Nih. @alexjodiputra topinya penceng ke belakang. kalo ketemu ini anak. tolong di begal

Nih. @alexjodiputra topinya penceng ke belakang. kalo ketemu ini anak. tolong di begal

Dalam ceritanya, setelah patah hati, Alex cuma butuh waktu seminggu untuk menghapus mantan dari ingatannya. “Oehh.., Cupuh, paling seminggu aku sudah lupa sama tuh mantan.” Ucapnya lalu di ikuti rahangnya bergerak-gerak memutar memakan ketek ayam goreng. Andai mantannya tahu, apa yang di ucapkan Alex barusan, mungkin bisa nangis kejer di dalam kamar. Apa peran Alex dalam buku #CKG itu?. Tunggu aja, setelah buku itu bisa ngangkring di rak-rak buku di Indonesia. (promosi kok ora uwes-uwes toh bang-bang?. Wes to ora usah kenyeh).

Seminggu berikutnya, setelah pertemuan dengan Alex. Gue terbang ke kota Tulung Agung via Kerata Api Express. Nyamperin temen gue yang satunya untuk gue tulis dengan nama aslinya. Iyap, namanya panggilannya Inu. Tapi dia bukan cowok panggilan. Inu adalah cowok seperjuangan dari semenjak kami sekolah SMP sampai sekarang. Dan kebetulan, kami berbeda kampus. Entah ada semacam firasat yang sangat jodoh, setelah cinta gue gagal, sebulan berikutnya Inu juga mengalami peristiwa yang sama. Cinta yang gagal panen.

@Kerta Expres. *bukan promosi

@Kereta Api Expres yang gue tumpangi. *bukan promosi

Di dalam kamar kosnya, dia mengambil sebuah dompet kulit yang sudah mulai karatan. Lalu menunjuk kan ke gue sepasang foto anak manusia yang berdampingan di sebuah taman kota, kemudian dia bilang, “Cantik ya, mantanku,” katanya, kalem “Pakek kerudung sesuai sama seleraku lo, Cupuh. Kalo orang tuanya merestui, pasti hubungan ku dengan dia bisa bertahan sampai sekarang.” Ucapnya dengan mata nanar.

Gue menelan ludah.

Dia mengambil sajadah, “Sholat Dzuhur dulu, yuk?” ajaknya. Ketika kami selesai sholat, di atas sajadah, dia ngomong lagi ke gue, “Meski pun aku masih nyimpen fotonya, dan nggak bisa memiliki, bukan berarti cinta itu bisa hilang, kan?’ Ucapnya lalu mengambil peci yang menempel di kepalanya. Sejenak kemudian, dia mengelus-ngelus dadanya. Mengurut pelan. Seolah untuk ihklas menerima keada’an.

 Gue belum ngomong apa-apa. Gue trenyuh.

Apa yang sebenarnya terjadi sama Inu?. Ceritaya gue eksploitasi di buku #CKG. Sambil mengetik buku #CKG di dalam kosnya, malamnya Inu gue berdayakan sebagai tukang dukun pijat refleksi. (Tolong kalo ketemu lagi, gue jangan di rukiyah ya, Bos). Esok paginya, setelah badan sudah mulai enakan dan seger. Gue bergegas balik lagi ke Surabaya. Lalu sesuai hari libur week and, gue datangi tokoh-tokoh yang terlibat dalam penulisan buku keren ini. Itulah gambaran kecil, cerita sewaktu gue bertemu dengan tokoh-tokoh yang gue ceritakan dalam buku #CKG kawan.

Esensinya move on adalah perjuangan melepas kebiasan-kebiasaan lama dengan sang mantan. Namun di dalam realitanya, ada sebuah rute bernama ‘rell’ yang harus di lewati untuk setiap fasenya. Jika ‘sebuah rell’ itu adalah istilah langkah kaki yang terus berjalan, maka semakin cepat ingatan akan tertinggal jauh di belakang. Bagi yang memang punya ikatan kuat dengan kenangan manis, move on adalah semacam “Gerbong Lokomotif Kereta Api.’ Ingatan manis menjelma dalam wujud beban besar, yang perlu di lepas satu persatu setiap komponennya. Mulai dari roda besi, gerbong, lalu sampai ke lokomotifnya.

Komponen ini apa aja sih. Yuk simak.

***

Bulan Pertama

*kardus move on

*kardus move on

Setelah cinta yang berjalan lama tidak bisa di pertahankan. Satu langkal awal yang harus kamu lakukan. Bangkit dari kesedihan ketika air matamu sudah mulai mengering. Ambil kardus bekas kulkas di gudang sambil dengerin lagunya Sheila On 7 “Lapang Dada’. Kumpulkan semua benda-benda pemberian dari sang mantan kamu. Lalu masuk kan semua benda-benda yang berkaitan dengan masa lalumu ke dalam kardus. Setelah selesai, lakban kenceng-kenceng dengan rapi. Karena dengan cara seperti ini, galau kamu akan terlepas sebagian dari ingatan lama.

Langkah berikutnya, mengusingkan benda-benda pemberian dari sang mantan, ke seuatu tempat yang kosong. Bisa lemari atau bangker bekas perang di belakang rumah, atau bisa tempat lain yang sekiranya aman dari jangkauan aktifitasmu. Ketika kamu tidak bisa bersentuhan dengan benda-benda dari mantan, saat itulah langkah awal di mulai. Pelan-pelan kamu tidak akan di ganggu (baca: galau) oleh mantan yang menjelma menjadi sebuah barang pemberian. Karena dengan cara ini, setidaknya beban move on 50% sudah bisa di atasi loh.

Bukannya tidak mau menghargai barang dari pemberiannya sih, tapi beberapa waktu setelah hatimu sembuh dari luka, ambil lagi barang itu, dan gunakan sesuai fungsinya. Nah, di alam cerita buku #Cinta Kesandung Gunung” bagian Move On ini gue kemas dalam sebuah bab khusus yang sangat dramatis. Melibatkan berbagai handai tauland. Gue cerita sampek berbusa-busa. *Muahaha

***

Bulan Ke-tiga

Setelah satu bulan terlewati ketika benda-benda dari mantan bisa di atasi. Tingkat ke galauan kamu masih menyisahkan presentase sebanyak 30% loh. Kenangan jalan-jalan sama mantan, masih menjelma dalam bentuk ingatan yang sering hadir tanpa permisi. Di tahap ini, kalo kamu masih nangis. Itu manusiawi banget kok. Karena hati manusia memang di ciptakan untuk melunak terhadap orang yang masih kamu sayangi. Kadang setiap bangun tidur, ketika kamu ngecek henpon, kamu merasa dia masih ada dengan sebuah pesan pendek yang biasanya ngebangunin kamu setiap pagi. Kadang galau kambuhan kamu masih sering terjadi karena sering stalking akun media sosialnya.

Sewaktu makan siang, kamu bisa saja di ganggu kenangan lagi. Tiba-tiba inget sewaktu dia ngingetin untuk makan. Atau bagi yang ndhak LDR, akan sering banget keinget pelukan pertama di stasiun. Bahkan di waktu malam minggu, sesi nonton bareng dengan dia berubah menjadi halusinasi. Momen-moment bahagia sebelum putus, menjadi candu setiap harinya. Hingga berubah menjadi kebiasa’an yang sering kamu lakukan dengannya dulu. Move on, adalah perjuangan melepas kebiasaan-kebiasaan lama yang terus-terusan meracuni otak.

Namun yang perlu di ingat, hidup harus berlanjut meski tanpa orang yang masih kamu sayangi. Kesedihan harus di akhiri dengan menutup semua kisah lama. Kenangan dengan mantan harus di kubur dalam-dalam. Lalu tancapin batu nisa di atas gundukan tanah. Kasih nama dalam batu nisannya: see you again. Orang yang pernah kamu kenal akan beda setelah putus. Begitu juga dengan kamu yang sekarang. Stop…, sampai sini aja!.

Di salah satu bab buku #CKG gue bahas cerita ini dengan sangat detail.

Bulan Ke Empat

Bulan ke-empat, setelah patah hati. Bekas-bekas kenangan sewaktu kamu dengannya dulu, kadang-kadang datang begitu saja dengan sendirinya. Artinya tingkat ke galauan kamu masih menyisahakan presentase sekecil 20%. Kecil banget kan?. Kamu hampir sembuh total dengan semua sayatan luka yang ada di hatimu. Ingatan tentang mantan kamu, kadang datang begitu saja, ketika kamu melewati tempat-tempat sewaktu bersama dengannya dulu di sebuah taman kota. Atau tempat umum seperti stasiun ketika kamu menjalani LDR dulu.

Untuk mendukung kamu bena-benar pulih dari luka yang masih menyisahkan lecet di dalam hatimu. Hindari jalan-jalan yang ada kaitannya dengan tempat-tempat pertemuan di masa lalu. Karena dengan cara ini, kamu akan terhindar dari gangguan kecil, yang menyebabkan luka lecet akan lama mengering.

***

Bulan ke Lima

Ketika kamu ke inget mantan tapi tidak pernah meneteskan air mata. Artinya kamu sudah sembuh total dari move on. Gini doang bang Cupuh?. Iya, bego. Coba deh benturin kepalamu ke punden berundak, biar kamu nyadar. Semua orang mengalami hal yang sama: patah hati. Dan kamu tidak sendirian. Setelah kejadian kelam ini, di dalam hatimu yang paling dalam akan lahir sebuah prinsip baru dalam hidupmu tentang cinta. Dan prinsip itu yang gue bahas dalam bab akhir buku #CintaKesandungGunung (Tentang Cinta Yang Gagal Panen).

*Sekedar Wejangan

*Sekedar Wejangan

Lagi-lagi promosi buku Bang-Bang?

Crewet amat sih. Iya, elo dukung gue mbak-mas, de-dedek. Om-om. Budhe-budhe. Paklek-bulek. Embah-embah, kakek-kakek. Pada punya akun media sosial kan?. Tinggal klik tombol share di bawah postingan ini. Pakek tagar #CKG: Terus ketik kalimat terserah apa yang kamu mau tulis di akun media sosialmu. Gue ndhak ngelarang. Yang penting ada tagar, #CKG. Asal jangan tulis Bang Cupuh ITEM ASLINYA MEDOK BANGET.

 *nyemplung sumur.

Udah itu aja dulu, setiap minggu di hari sabtu, biasanya gue akan ngasih tahu apa yang akan gue bahas tiap minggunya sebelum di posting. Klik aja di fanspage ini. See you again besok Minggunya lagi di jam yang sama, seperti malam ini. Sapa gue timeline ya @Cupunoted.

Cover Sampul Awal 'cinta Kesandung Gunung'

Cover Sampul Awal ‘cinta Kesandung Gunung’

Iklan

21 thoughts on “Rute-Rute Move On Yang Harus Kamu Lalui

      • cahyanidwy berkata:

        *serobot tisu*
        Umur udah sering wanti-wanti sih Bang, “Ngga jamannya lagi kalau mau ababil” haha *kabur,

      • Bang Cup(uh) berkata:

        Jangan bawa-bawa umur, entar gueee kena
        radiasi keriputmu loh. 😀

        labil juga ada masanya, anak sma’an , maba, mah masih sering kejebak di soal kelabilan.

      • cahyanidwy berkata:

        *balik lagi*
        Ya ngga keriput juga kali Bang *langsung sewot* hahaha. Yup, betul ditunggu bukunya di toko buku terdekat, kalau bisa sih yang free *eh

      • Bang Cup(uh) berkata:

        *bukain pintu* *Nih tehhh angett sama pisang goreng.

        iya maap, kalo salah nebak. Orang kamu juga di seberang sana. beda Benua. Maklum lah kalo salah.

        kalo muslim. bantu doain abis sholat tahajud ya?.
        😀
        yeyeyeye freeee?. iya. gue nabung dulu 😀

      • Bang Cup(uh) berkata:

        Jangan labil, kasiaaaaan pacar kamuuu entar.
        labil bisa dapet karmaaanya lo entar. Hiii ngerii.
        pakek pesawat jet pribadi?. Ajakin gue dong keliling kampusmu.

  1. Gara berkata:

    Dari tadi saya menyimak. Terus manggut-manggut. Okesip, memang move on mesti seperti itu ya Mas :haha. Yang penting bisa lupa, yang penting bisa tarik napas terus mengembuskan dengan lega… asal jangan galau kalau si dia kirim surat undangan pernikahan :haha.

  2. wiblackaholic berkata:

    yaelah.. move on aja kudu ampe 5 bulan… masih banyak cewek lain cuy… seminggu aja udah kelamaan kali… :p
    Cowok yang susah move on mah tipe melakonlis, apa2 dikenang, ditangisi dihayati… lama kelamaan ditertawai ama mantan :p

Monggo pinarak?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s