Tentang Rilis Buku Cinta Kesandung Gunung

#CintaKesandungGunung #255Halaman

#CintaKesandungGunung #255Halaman

Bentar ngelap muka dulu pakek martabak. Uwo…, beres juga nih buku setelah sekian lama, berada dalam kandungan. Yaa ampun, sudah genap setahun lebih, lima belas hari, ini buku gue kerjakan secara habis-habisan. Di proyek ini, gue merangkap banyak pekerjaan, dari mulai menulis, nge-editorin, lalu revisi. Sudah gak bisa di hitung sampai berapa kali gue melakukan revisi. Biar bagus aja sih, hasilnya. Terus nyusun layoternya, sampai bikin ilustrasi foto. Termasuk jadi pembantu, ngambil panci terus nyedu air buat bikin kopi. Maap mbak, mas, jangan panggil gue gembel.

Gue percaya banget, ada masa tanam, kemungkinan ada masa panen. Setelah melewati berbagai proses jumpalitan, gue semakin yakin untuk terbiasa menghadapi apa pun yang di takdirkan gusti allah. Saat semua gue kerjakan dari nol, sampai lahir nih buku, gue dapet temuan-temuan baru. Sampai sejauh ini, banyak banget hal baru yang gue pelajari. Intinya, gue melakukan kebiasan-kebiasaan yang sudah benar. Belajar secara otodidak dengan disiplin. Tanpa punya padangan kayak gitu, bisa jadi gue sudah kehabisan napas di tengah jalan, lalu nyerah.

Sekarang…,

Satu tahun yang telah lewat, masa kelam dari patah hati itu, hari ini bisa di rayakan. Kenangan yang telah berubah menjadi masa lalu, wujudnya bisa di pegang dan dinikmati bareng-bareng. Iyap, adalah buku ‘Cinta Kesandung Gunung’. Dimana perjalanan panjang untuk menghapus: rasa galau, frustasi.., sebentar gue trenyuh…, meninggalkan wujud gue yang dulu, yang udah gak mirip manusia. Semua kejadian itu, bagian dari perantara Gusti Allah yang menyamar dalam bentuk pelajaran bernama patah hati.

Cinta ngasih banyak ilmu pengetahuan. Gue nyadar semua orang di luar sana, pernah patah hati, dan patah hati telah melahirkan prinsip baru dalam hidupnya. Yang membedakan, di dalam diri kita selalu ada kisah hebat yang menunggu untuk di tuliskan. Dan gue mencoba untuk jadi manusia yang beda. Yang menuliskan cerita hebatnya. #BenerinSarung-Shek. Untuk tahu secara lengkap mengenai buku ini, gue pernah mem-posting-nya di sini setahun yang lalu, coba deh, simak baik-baik ya, mbak-mas. Klik link ini.

Iyap, akhirnya buku ini lahir juga, kan!. Sumpah, sujud syukur, dululah. Menulis buku ini, bagian dari ihtiar panjang menjawab tantangan — yang dalam proses menulisnya — gue denger satu pertanyaan nyeleneh tapi sering nyamperin ke telinga gue. Setiap kali gue ketemu sama frist reader, mulut mereka pada ngucapin ini, ‘Bang-bang, elo benci, gak sama dia (baca: mantan)?’ Gubrak, biasanya gue bakal mengeluarkan pertanya’an yang sama, “khhhhowe…, baca aja deh, buku gue’.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kalo males baca, elo lihat aja, foto gambar halaman persembahan buku “Cinta Kesandung Gunung,’ini. Baca pelan-pelan, mbak-mas. Semisal ada pertanya’an jenis lain lagi, gue bakal nyodorin nih buku, terus ngusap-ngusap pundaknya pelan-pelan, lalu berbisik lembut di dekat telinganya, ‘Haaaiii…, bacalah!’ lalu gue pergi menjauh.

Promo khusus #CKG #TentangCintaYangGagalPanen, untuk pembaca blogg gue yang ada di Surabaya, bisa memesan di: management@notedcupu.com gue hanya membatasi 10 pemesanan tercepat setelah postingan ini berhasil di unggah, cielah. Format pemesanan, khusus Surabaya: Nama pemesan [ spasi] Jumlah Eksemplar buku [spasi] nomer Telfon dan alamat pengiriman. Kabar baiknya, gue bakal nganterin tuh pesanan buku #CintaKesandungGunung sampai ke depan pintu rumah teman-teman, pembaca. Semua informasi untuk promo bakal gue cuit di temlen, @cupunoted. Jadi simak baek-baek temlen gue, yah.

Bagi yang ribet pakek e-mail, dan punya line. Gue udah nyiapin akun line gue, dengan ID: @notedcupuh. Catet, yah, catet. Setelah melakukan pembayaran ke rekening yang di tujuh. Bukti transfer bisa di kirim ke e-mail, atau line gue. Tapi inget, kalo udah tahu line gue, jangan nawarin gue obat pemutih atau obat ngilangin suara medok.

Buku ini bisa di beli secara luas melalui toko buku online www.nulisbuku.com. Oh iya, klik linknya di sini. Semoga toko-toko buku online lain’nya bisa menyusul secepatnya. #Kipas-kipas-lapak-Om.

Tebal: 255 halaman.

Genre: Personal Literature Comedy

Harga: Rp. 80.000,- (belum termasuk ongkir)

ISBN: 978-602-368-045-0

Dua eksemplar buku ini akan di kirim ke Perpusataka’an Nasional.

Tanggal terbit: 8 November 2015

Beli sekarang di sini

atau langsung cus pemesaanan via e-mail ke: admin@nulisbuku.com

Format pemesanan ( nama lengkap + alamat pengiriman + jumlah eksemplar )

Setelah elo beli, dan membaca halaman persembahan, di bab awal buku #CintaKesandungGunung, teman-teman penikmat buku ini, akan bertemu dengan bab, “Penantian di Ujung Stasiun Kota Tua,’ dari sini cerita akan di mulai. Setelah beres membalikkan halaman demi halaman buku ini, dan bertemu dengan sebuah ikatan perjanjian ‘kita sampai menikah,’ di bab akhir akan ber-anding dengan, “Cinta yang Gagal Panen’. Gue belum bisa menjamin buku ini bisa berpengaruh apa enggak terhadap pembacanya. Asal bacanya pekek hati, gue yakin banget, kita akan bertemu dengan suasana hati yang sama: merenung.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sebelum gue tutup postingan ini, terakhir.

Siapa pun kamu, apa pun bentuk hidungmu, yang telah rutin membaca notedcupu gue sampai sejauh ini. Sampai bertahun-tahun. Gue mau ngucapin, terimakasih banyak ya, teman-teman, ah, peluk satu-satu, untuk kalian dari Surabaya. Dari hati yang paling dalam, ada pengharga’an, untuk pembaca yang biasanya rajin ngasih komentar di postingan gue.

Gue nyulik nama pembaca setia notedcupu.com untuk gue taruh di halaman persembahan. Penasaran, kan? Ini dia, nama-namanya: Ada Putri Kenanga, PW Gara, dan Om Ndutt. Karena terbatasnya halaman gue hanya nyantumin tiga pembaca. Ehm, makasih banget, buat orang-orang misterius yang sering ngebaca noted gue. Gue harap, suatu waktu, kita bisa saling kenal, duduk bareng saling berbagi cerita banyak hal.

Baiklah, oke tolong dengarkan, apa yang gue bilang ini, bagi kamu penikmat buku di Indonesia, siapa pun penulis favoritmu dukung mereka dengan membeli karyanya. Dengan membeli, Itulah cara yang paling ampuh untuk mendukung setiap penulis mampu nelurin karya baru dan memberantas pembajakan. Dengan cara membeli karya, kita memberi ruang untuk mereka terus tumbuh dan berkarya. Karena di dalam buku yang teman-teman beli, ada rezeki penulis, penerbit, dan toko penjual, maupun ‘Pak Tukang Kurir’. Mengapresisasi karya dengan cara yang benar adalah tindakan peduli akan kemanusian.

Penting banget, gue pengen nyampekin ini…,

Gue gak akan menyarankan, teman-teman membeli buku ini. Gue juga gak mau abis beli buku ini, digeletakan begitu saja. Setelah membaca postingan ini, gue pengen kita sama-sama paham, mengajarkan bagaimana cara gunain duwit untuk dapat di pertanggung jawabkan secara semestitnya. Karena yang bisa dilakukan setelah membeli buku adalah membacanya, kemudian merawatnya. Jika apa yang kita rasakan sama, itu nikmat sekali kawan.

Gue gak bisa menilai tulisan gue enak di baca apa enggak. Makanya gue menghidupkan terus blog ini dengan tulisan baru setiap minggu. Buat gue, menulis adalah berbagi yang gak pernah rugi. Gue juga gak ngarep banget jadi penulis terkenal, bukunya banyak terjual, terus jadi orang pupuler. Teman-teman udah baca blogg gue aja, buat gue itu mewah banget, karena gue punya teman hidup yang setia untuk terus berbagi. Apa sih enaknya melabeli diri dengan sebutan ini dan itu, tanpa tahu kemana makna hidup ini di arahkan…, Dan terakhir, shek..shek.., ada royalti dibalik patah hati…,

Sampai pada sebuah chapter, postingan ini. Makasih banyak semuanya. Sampai bertemu di karya gue yang berikutnya. #Ehm.

NB: Untuk teman-teman yang tertarik dunia fotografi, gue ngejual camera DLSR gue nih. Camera ini mewah banget, karena pernah nemenin gue berburu berita sewaktu jadi Internship Reporter dulu, dan sering gue gunain ngejepret tokoh-tokoh nasional. Info lengkapnya simak di sini yah. Klik.

Iklan

9 thoughts on “Tentang Rilis Buku Cinta Kesandung Gunung

  1. Gara berkata:

    Awww makasih banyak buat acknowledgement-nya Mas :)), senang rasanya membaca tulisan-tulisanmu yang membuat saya sedikit banyak berpikir tentang hidup sebagai kawula muda :hehe :peace. Tulisanmu ini dibaca mesti sedikit-sedikit soalnya ada saja yang bisa kita dapat dari setiap kalimatnya. Mau dong bukunya Mas, cek inbox e-mail ya. Sekali lagi terima kasih :)).

Monggo pinarak?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s