Memunggungi Karpet Merah…

IKIIII

kangbe’es

Di sela-sela ia mengabarkan pernikahannya, teman se-angkatan saya itu, berucap dengan antengnya, ‘Kang.. kang… hasil kerja tabunganku tahun lalu itu, sudah tak belikan sawah dibelakang rumah. Tuku mobil gawe opo toh?’ ungkapnya, berterus terang. Setahun yang lalu ia memang punya rencana besar membeli mobil mewah. ‘Pak lek-ku yang mengolah dan mengurusi semuanya,’ Astaga, alangkah senangnya aku mendengar realitas pengalaman hidup semacam itu.

Hidup di tengah zaman yang memperlombangan show kemewahan anak muda, ungkapan-ungkapan untuk tidak tergiur, dan terjebak pesona benda-benda saja sejatinya sudah selamat. Selamat dari apa-apa memimpin siapa. Toh, Allah  memberi informasi yang sungguh dahsyat kepada kita semua: ‘’Wamal Hayaatud Dun-yaa.. illa mataa’ul ghuruuri.., ‘kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan  yang memperdayakan…’

Saya diam sebentar, menutup wajah dengan kedua telapak tangan saya dan belum sanggup berkomentar. Sementara di dalam dada saya bergumam dahsyat: Ya Allah, alangkah dini pengalaman hidupku.

Kangbs, November 2017

Iklan

2 thoughts on “Memunggungi Karpet Merah…

Monggo pinarak?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s